Let Me Love You [PART 3]

Storyline by Park Ah-Rin or Dhe’chan Hamao
Poster by MissFishyJazz

Title : Let Me Love You
Cast : Cho Kyuhyun “Super Junior”, Choi Sooyoung “SNSD”, Shim Changmin “TVXQ”, Hwang Mi Young -Tiffany- “SNSD”, Kwon Yuri “SNSD”
Support Cast : You can find it by yourself :) 
Genre : Romance
Rating : T
Disclaimer : Cast milik kita bersama. Sooyoung eonnie dan Kyuhyun oppa saling memiliki. Alur cerita/Plot atau hal-hal yang berhubungan dengan fanfiction ini kecuali cast dan poster itu milik saya dan murni imajinasi saya.

~HAPPY READING~
DON’T FORGET TO COMMENT & LIKE !


Author POV

Seorang yeoja cantik bernama Choi Sooyoung terlihat sedang membaca buku dengan tenang. Angin yang sesekali berhembus lembut di taman SonElf university tersebut membelai rambut panjangnya. Membuat rambutnya sedikit tersibak dan membuatnya makin terlihat mempesona.

Tak jauh dari tempat tersebut seorang namja berperawakan tinggi terlihat sedang memperhatikan sooyoung. Sebuah senyuman kecil terukir di bibir tebalnya saat melihat sooyoung yang begitu mempesona di matanya. Namja tersebut akhirnya memutuskan untuk menghampiri sooyoung. Ia berdiri di depan sooyoung namun sooyoung tak merasakan kehadirannya.

Akhirnya namja tersebut duduk di sebelah sooyoung dan setelah itu sooyoung baru merasakan akan kehadiran seseorang di sampingnya. Sooyoung menoleh ke arah seseorang yang duduk di sampingnya tersebut dan di dapati olehnya seorang namja tinggi tengah tersenyum manis padanya.

“ annyeong sooyoung~ssi…”, sapa namja tersebut pada sooyoung.

“ annyeong…”, balas sooyoung singkat. Lalu ia kembali mengalihkan pandangannya ke buku yang tadi ia baca.

“ sedang apa kau disini sooyoung~ssi ?”, tanya changmin pada sooyoung.

“ seperti yang kau lihat…”, jawab sooyoung tanpa mengalihkan pandangannya. Changmin hanya memperhatikan sejenak buku yang sooyoung pegang lalu mengangguk mengerti.

“ kenapa kau sendirian ? kemana sahabatmu ?”

“ dia sedang ke perpustakaan…”

Setelah itu changmin tak menanyakan apapun lagi pada sooyoung. Hening. Satu kata yang pas untuk mendeskripsikan keadaan mereka sekarang. Tak ada yang mau memulai pembicaraan. Sooyoung memang terlihat malas dengan kehadiran changmin dan lebih memilih untuk membaca buku novel yang ia pegang.

Tetapi disaat sooyoung sedang membaca dengan tenang, sooyoung merasa seseorang tengah memperhatikannya. Iapun melirik sedikit ke arah changmin yang berada di sebelahnya dan benar saja memang changmin sedang memperhatikan sooyoung dengan tatapan intensnya.

“ kenapa kau menatapku seperti itu ?”, tanya sooyoung risih karena tatapan changmin.

“ kau cantik…”, gumam changmin pelan namun masih dapat ditangkap dengan baik oleh sooyoung.

“ apa maksudmu ?”

“ ah.. ani.. aniyo…”, changmin terlihat gugup dan seperti habis tersadar dari lamunannya. Ia menggaruk tengkuknya yang tak gatal. Sooyoung hanya mengangkat bahu tak peduli.

DDRRTT DDDRRTTT

Tiba-tiba hape sooyoung bergetar. Iapun menutup buku novelnya dan mengambil hape yang berada di dalam tasnya.

From : fany fany tiffany

Soo… aku sekarang berada di cafe biasa… bisakah kau kesini ? aku malas tadi ke taman lagi… jadi aku langsung saja ke cafe.. hehe.. mianhae…

Sooyoung berdecak kesal. Selalu saja begini. Sikap tiffany yang seenaknya sendiri memang tak pernah berubah.

Sooyoung beranjak dari kursi taman tersebut namun langkahnya terhenti saat sebuah tangan mencegah langkahnya.

“ mau kemana ?”, tanya changmin.

“ tiffany sudah menungguku… annyeonggaseyo changmin~ssi…”, pamit sooyoung seraya menunduk kecil lalu melangkahkan kaki meninggalkan changmin yang masih tak rela mengalihkan pandangannya dari sooyoung yang kini semakin jauh melangkah.

“ sepertinya aku jatuh cinta padamu, choi sooyoung… “

Author POV end

Kyuhyun POV

Kuhembuska nafas panjang entah sudah yang keberapa kali. Terkadang aku bersenandung kecil mengikuti alunan lagu dari i-podku. Aku sedang berjalan menuju ke rumahku namun langkahku berhenti saat melewati salah satu taman yang tak jauh dari rumahku.

Entah apa yang membuatku mulai melangkahkan kaki memasuki taman ini. Seperti biasanya taman ini terlihat sepi. Pandangan mataku tertuju pada salah satu pohon besar yang berada di tengah taman. Pohon dimana aku menemukannya sedang menangis sendirian disana. Akupun memutuskan untuk duduk di bawah pohon tersebut.

Kupeluk kedua lututku sama seperti yang pernah ia lakukan. Kupejamkan mataku. Menikmati semilir angin yang berhembus lembut membelai tubuhku. Alunan lagu Memories milik Super Junior juga ikut menemaniku dalam kesepian ini. Ingatanku akan kenangan belasan tahun yang lalupun kembali muncul.

“ hei kau anak culun…berkaca mata tebal ! ingusan ! kesinikan uang sakumu !”, seorang namja yang tubuhnya lebih besar dariku mulai menyerangku. Bisa kulihat ia tak sedirian. Melainkan dengan 4 orang temannya yang lain. Sungguh ! aku sangat takut sekarang.

“ aku tak punya uang…”, kataku lirih.

“ MWO? Mana mungkin kau tak punya uang, hah ? kukira aku tak tau kau ini anak orang kaya?”, bentak namja lain dari gerombolan 5 anak itu.

“ sudah tinggal kesinikan uangmu saja apa susahnya, hah ?”, lanjut namja tersebut.

“ tapi aku benar-benar tak punya uang…”

“ kau berani membohongi kami ! hah! anak culun ! ”

“ sungguh… aku tak bohong…”

“ haish… anak ini benar-benar ingin diberi pelajaran ya….”, kulihat mereka berlima sudah mulai membuat ancang-ancang untuk menyerangku. Sedangkan, aku hanya bisa melihat mereka ketakutan. Aku tak tau apa yang harus kulakukan sekarang ? Ya Tuhan… aku mohon tolong aku.

Dan kulihat salah satu dari mereka mulai mengepalkan tangannya dan hendak menonjokku. Kututup mataku rapat-rapat.

BUGGHH

Aku bisa mendengar suara seseorang sedang ditonjok. Tapi, mengapa aku tak merasakan sakit sama sekali ? ada apa ini ? kuberanikan untuk membuka mataku dan dapat kulihat seorang yeoja tomboy sedang menyerang kelima namja yang mem~bully~ku.

“ YA! Kenapa kalian nggak tobat-tobat sih ? mau cari masalah lagi sama aku… Hah!!”, bentak yeoja tersebut kepada 5 namja yang kini mulai terlihat ketakutan.

“ kau ini choi sooyoung… selalu saja menggangku kami…”, kata salah satu namja dari gerombolan 5 namja itu.

“ MWO? Aku ? menganggu ? kalian yang menggangku siswa disini… namja-namja ingusan saja… beraninya dengan anak yang lemah… LAWAN AKU KALO BERANI!”, balas yeoja tersebut dengan suara yang cempreng dan keras.

“ AYO SINI!! Lawan aku!!!”, tantang yeoja itu dan sudah membuat ancang-ancang untuk menyerang kelima namja tersebut. Tapi kulihat kelima namja itu malah tambah ketakutan. Wah, yeoja ini benar-benar jagoan.

“ kami tak mau membuat urusan lagi denganmu… ayo pergi…”, kelima namja itupun pergi meninggalkan yeoja jagoan itu dan aku yang masih melongo tak jelas melihat yang terjadi barusan.

“ kau tak apa ? apa kau terluka ?”, yeoja tersebut kini sudah berada di depanku dan menanya keadaanku dengan nada khawatir. Aku sungguh terpana melihat yeoja jagoan ini. Wajahnya sangat cantik.

“ hei… kau tak apa kan ?”, yeoja jagoan itu kini mengibas-ngibaskan tangannya di depan wajahku dan membuatku tersadar dari lamunan ini.

“ ah… ne…”

“ hah… mereka memang seperti itu… mereka preman di sekolah ini… tapi kau tak perlu khawatir selama ada aku…”, kata yeoja tersebut seraya tersenyum manis padaku. Sangat manis. Ya Tuhan. Apa kau baru mengirinkan malaikat padaku ?

“ oh iya.. kau murid baru ya ? namamu siapa ?”, tanya yeoja jagoan tersebut padaku.

“ ne.. cho kyuhyun imnida…”

“ choi sooyoung imnida….”

Tak kurasa sebuah senyuman terlukis di bibirku saat mengingat semuanya.

Tiba-tiba kurasakan seseorang menyentuh bahuku. Membuatku berhenti senyum-senyum sendiri dan menoleh ke arah orang tersebut. Kini dapat kulihat seorang bidadari. Ani, maksudku seorang yeoja cantik berambut panjang tengah berdiri di depanku.

“ Cho kyuhyun ?”

Kyuhyun POV end

Sooyoung POV

Kulangkahkan kakiku menuju ke tempat dimana aku bisa merasa tenang sekaligus tempat dimana aku selalu teringat akan masa lau. Ya, dimana lagi kalau bukan di taman yang indah namun sepi itu. Tempat terakhir kali… ah, sudahlah. Sangat menyakitkan untukku mengatakan itu.

Kumasuki taman tersebut tapi langkahku terhenti saat melihat seorang lelaki yang sedang duduk dengan memeluk lututnya di bawah pohon. Kuperhatikan dalam-dalam lelaki tersebut. Ia terlihat diam menatap lurus kedepan dengan tatapan kosong tapi tiba-tiba sebuah senyuman terlukis di bibirnya. Senyuman itu, senyuman yang aku rindukan. Senyuman yang selalu membuat hatiku merasa hangat. Ah, apa-apaan sih aku ini ? sudahlah.

Akhirnya akupun memberanikan diri untuk mendekatinya. Kulihat ia tak merasakan kehadiranku. Kusentuh bahunya dan ia langsung menoleh kearahku. Ia melihatku dengan pandangan kaget.

“ cho kyuhyun ?”, tanyaku memastikan.

“ ne… annyeong sooyoung~ssi…”, sapanya seraya tersenyum manis padaku. Entah mengapa aku merasa jantungku berdetak lebih cepat dari biasanya saat melihat senyumannya dari dekat seperti ini. Ah, ada apa denganku ?

“ sedang apa kau disini ?”, tanyaku.

“ aku ?”, ia menunjuk dirinya sendiri yang dibalas anggukan dariku.” kebetulan rumahku dekat sini dan hanya ingin mampir sebentar saja ke taman ini…”

Akupun mengangguk dan mendudukkan diriku disampingnya.

“ kau sendiri sedang apa disini ?”, tanyanya padaku.

“ aku hanya ingin menenangkan diri… tempat ini membuatku merasa nyaman…”

“ menenangkan diri atau mengenang masa lalu ?”, sebuah pertanyaan dari mulutnya membuatku memandangnya kaget.

“ apa maksudmu ?”

“ ah tidak.. aku hanya asal bertanya tadi…”, jawabnya seraya tersenyum tak jelas. Aku hanya mengangkat bahu tak peduli.

Kutatap langit biru yang cerah itu. Angin berhembus lembut membelai rambutku. Kututup mataku berusaha menikmata ketenangan ini. Tapi suara lembut seseorang yang memanggilku membuatku harus berhenti menikmati ketenangan ini.

“ youngie…”, panggil seseorang dengan suara lembutnya.

“ kau memanggilku apa ? youngie ?”, tanyaku heran. Kenapa dia bisa memanggilku youngie ? itu kan panggilan sayang dari siwon oppa untukku ?

“ ne… waeyo ? ada yang salah ?”

“ aniyo… hanya saja panggilan itu…”

“ panggilan sayang dari namjachingumu…”, ia memotong kata-kataku.

“ bagaimana kau bisa tau ?”, tanyaku bingung.

“ ah… aku hanya asal ngomong….”

“ tapi…”

“ sudahlah tak usah dipikirkan… ini sudah hampir gelap… aku pulang dulu…”, setelah itu iapun pergi meninggalkanku yang masih terdiam menatap setiap langkahnya.

“ siapa dia sebenarnya ?”

Sooyoung POV end

Author POV

Seperti biasa matahari telah siap untuk menyinari dunia dan menemani setiap langkah orang-orang yang memulai aktifitasnya. Dan seperti hari-hari kemarin juga para mahasiswa mahasiswi SonElf university mulai memenuhi gedung universitas tersebut. Kendaraan-kendaraan para mahasiswa maupun mahasiswi juga mulai memenuhi tempat parkir gedung SonElf  university.

Di salah satu gedung fakultas seni terlihat seorang yeoja cantik dan tinggi sedang berjalan dengan anggunnya menyusuri lorong gedung tersebut. Tak jarang juga namja atau yeoja yang dilewati olehnya terpana akan kecantikkannya.

Tiba-tiba langkah yeoja tersebut terhenti saat melihat seorang namja yang sedang duduk dengan PSP ditangannya. Yeoja tersebut langsung tersenyum dan berjalan menghampiri namja yang sedang duduk tersebut.

“ Annyeonghaseyo cho kyuhyun~ssi…”, sapa yeoja tersebut pada namja yang ternyata adalah kyuhyun. Kyuhyun langsung mengangkat kepalanya dan menatap heran yeoja tersebut.

“ kau siapa ?”, tanya kyuhyun pada yeoja yang masih saja memperlihatkan senyumannya itu.

“ kau tak ingat denganku ?”, kyuhyun memperhatikan yeoja tersebut dari bawah ke atas.

“ ah.. kau yeoja yang waktu itu kutabrak bukan ?”

“ ne… tapi sebelum itu kita pernah bertemu… apa kau lupa ?”, kyuhyun kembali memperhatikan yeoja di depannya. Kyuhyun terlihat berpikir sejenak, berusaha mengingat siapa yeoja yang sedang bediri di depannya ini. Kyuhyun langsung membelabakkan mata ketika ia mengingat yeoja tersebut.

“ yuri ?”

“ ne kyuhyun-ah.. ternyata kau masih ingat denganku…”, kata yuri seraya tersenyum manis yang bagi kyuhyun itu hanya sebuah senyuman memuakkan.

“ sedang apa kau disini ? jangan-jangan kau mahasiswi disini ?”, tanya kyuhyun dengan nada yang terkesan sinis sekaligus terdengar horor pada yuri.

“ ne.. waeyo ?”, yuri bertanya balik pada kyuhyun dengan senyuman yang sudah berubah menjadi seringaian dan membuat kyuhyun merinding.

“ kau takut aku akan mengejar-ngejarmu seperti dulu ?”, tanya yuri lagi.

“ tenang saja kyu… aku tak akan mengganggumu seperti dulu lagi…”, lanjut yuri.

“ ah… sudahlah… aku malas berbicara denganmu…”, kyuhyunpun langsung pergi dengan wajah yang terlihat sangat kesal meninggalkan yuri yang kembali menyeringai padanya.

“ aku sudah cukup sabar selama ini menghadapimu kyu… kali ini aku takkan melepaskamu lagi… aku harus bisa mendapatkanmu…”

TBC

Advertisements

5 thoughts on “Let Me Love You [PART 3]

  1. Pingback: Let Me Love You [PART 7C-END] | KnightsFanfics

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s